5 Ciri Suami Tidak Menghargai Istri

Bagikan artikel ini...

“Sesungguhnya barang siapa yang tidak menyayangi maka dia tidak akan disayangi “(HR.Muslim)

Sahabat majalah Ummi, Islam senantiasa mengajarkan umatnya untuk saling menghargai, apalagi bagi pasangan suami istri. Sifat menghargai akan melahirkan kasih sayang dan cinta. Sangat menyiksa jika pasutri tak mampu saling menghargai kelebihan, kekurangan, dan peran masing-masing. Namun faktanya, masih ada yang berbuat seperti itu.

Berikut ini beberapa ciri suami yang tak bisa menghargai istrinya, semoga bisa menjadi bahan introspeksi bersama:

1. Menganggap pekerjaan istri hanya menghabiskan uang saja

Apakah Anda menganggap istri hanyalah penghabis uang semata? Ketahuilah bahwa istri memang berhak atas uang nafkah karena ia senantiasa melayani Anda.

Jika Anda merasa istri terlalu boros, cobalah menasehatinya dengan cara terbaik yang cocok dengan sifatnya. Agar istri menyadari kesalahannya.

Pandangan mengenai istri sebagai penghabis uang semata bisa menghilangkan rasa penghargaan dan kasih sayang pada istri, padahal bisa jadi Anda belum pernah menasehatinya agar tidak berlaku boros.

Ingat, nasehat-menasehati bukanlah perkara satu atau dua hari saja kemudian selesai. Sepanjang hidup, kita punya kewajiba untuk saling menasehati, dalam kebenaran dan KESABARAN. Dengan demikian kita tak termasuk orang yang merugi.

Jika Anda menasehati istri dengan sepenuh hati karena menyayanginya, in syaa Allah nasehat dari hati akan sampai ke hati.

2. Mudah marah dan bermain tangan

Apakah Anda sangat mudah naik darah alias marah-marah pada istri dan cenderung ringan tangan menyakiti fisik istri? Sudah jelas ini adalah ciri laki-laki yang tak mampu menghargai istri sendiri.

5 Ciri Suami Tidak Menghargai Istri

Mu’awiyah Al-Qusyairiy bertanya kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam: Ya Rasulullah apakah hak istri terhadap kami? Rasulullah menjawab:

Memberinya makan jika kamu makan, memberinya pakaian jika kamu memakai pakaian, jangan memukul wajah, jangan menghinanya, dan jangan menjauhinya kecuali dalam rumah. [Sunan Abu Daud: Sahih]

3. Mengambil keputusan sendiri tanpa minta pendapat istri

Meskipun suami adalah pemimpin rumah tangga, bukan berarti berhak mengambil segala putusan sendiri, ini artinya Anda sebagai suami tak mempercayai atau menghargai pendapat istri.

Padahal rumah tangga bisa menjadi lebih harmonis jika segala keputusan melalui perbincangan dan kesepakatan antara pasutri.

4. Membiarkan istri makan sehari-hari, membeli pakaian, dan menafkahi hidupnya dengan uang hasil keringat sendiri

Memang benar istri Anda seorang wanita yang mandiri, namun membiarkan istri menafkahi dirinya sendiri tanpa Anda bantu dengan uang nafkah bulanan untuknya sama sekali bukan hal baik, selain tidak menghargai istri perbuatan ini pun bisa menghinakan diri Anda sebagai pemimpin rumah tangga.

5. Membuka aib istri di hadapan teman-teman

Pria sejati pantang mengeluhkan kehidupan pribadi di depan teman-teman, apalagi menjadikan istri sendiri sebagai objek hinaan. Maka jauhilah perkara ini, karena menghina istri sama saja meludah ke atas langit, akan berbalik pada wajah sendiri. Bagaimana pun… Bukankah diri Anda sendirilah yang telah menyetujui untuk menikahinya?

Sahabat Ummi, semoga tulisan ini bermanfaat untuk bahan koreksi diri bagi para suami, juga panduan bagi istri agar mengetahui batasan sejauh mana suami bisa dikatakan telah kehilangan penghargaan terhadap istri.

Jika hanya permasalahan kecil saja, jangan langsung serta-merta menganggap suami tak bisa menghargai istri, namun jika sudah masuk kepada ciri-ciri di atas, sebagai istri perlu bertindak tegas karena laki-laki pun akan menghargai perempuan yang mampu membela dirinya sendiri. Wallaahualam.

Foto freepik

Bagikan artikel ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *