Ketika Kemauan Kita Berbeda dengan Maunya Orangtua

Bagikan artikel ini...

Sobat Nida jangan memble apalagi bete kalau keinginanmu bertentangan dengan orangtua. Misalnya berkaitan dengab jurusan yang kamu mau, atau pasangan hidup yang kamu pilih.

Ini ada beberapa tips yang bisa dilakukan saat kemauan kita bertentangan dengan orangtua, moga bermanfaat yah Sob:

1.The Power of Yes

Orangtua paling seneng kalau anaknya nurut, meskipun kita nggak sreg… Awali dengan manggut-manggut dan katakan yes aja dulu.

Jangan buru-buru nolak keinginan orangtua apalagi sampe banting hape segala Sob! Belum tentu dibeliin gantinya soalnya.

Rebut hati ortu dengan terlebih dahulu pakai kekuatan kata yes…

2.Coba pikirkan, kenapa pilihan orangtua berbeda dengan kita

Orang dewasa adalah mereka yang mampu menempatkan diri sebagai orang lain, kalau Sobat Nida pengen cepet dewasa… Coba deh biasakan berpikir tidak hanya dari sudut pandang sendiri, pikirkan juga dari sudut pandang orangtua.

Kenapa sih mama maunya aku nikah dengan si A? Apa karena orangnya sopan? Tapi aku lebih suka cowok yang bad boy meski sebenarnya hatinya baik. Bagaimana yaa supaya mama bisa terima kalau aku nolak si A?

Kenali selera orangtua kita dan pakai sudut pandang mereka. Dengan demikian, kita bisa tau di mana celahnya agar keinginan kita bisa diterima oleh ortu.

Ketika Kemauan Kita Berbeda dengan Maunya Orangtua

3.Bicarakan dengan baik-baik

Cari waktu yang tepat untuk bicara, lakukan di tempat yang nyaman dan dalam kondisi tenang. Kalau perlu, pijat punggung ortu pas lagi ngobrol.

Misalnya kita ingin sampaikan jurusan favorit kita adalah psikologi, sedangkan orangtua ingin kita kuliah di kedokteran.

Sampaikan bahwa kita mengerti mengapa ortu ingin kita mengambil kedokteran, lalu paparkan alasan serta kesulitan-kesulitan jika kita masuk kedokteran.

Kemudian barulah beritahu keunggulan jika kita masuk psikologi dan apa manfaatnya untuk masa depan.

Komunikasikan segalanya dengan niat dan cara yang baik, mudah-mudahan orangtua mau gantian mendengarkan pendapat kita.

4.Tawarkan kesepakatan

Buatlah kesepakatan dengan orangtua, misalnya… Jika mereka mengizinkan kita masuk psikologi, kita jamin akan sungguh-sungguh belajar dan mendapat IP di atas 3.

Tawarkan kesepakatan ini dengan orangtua agar sama-sama mendapatkan solusi serta jalan tengah. Win-win solution.

5.Berlapang dada

Ridho Allah ada pada ridho orangtua, kadang kita ngerasa orangtua egois, padahal bisa jadi ada banyak makna di balik pilihan-pilihan yang mereka berikan untuk kita.

Berlapang dada menjadi kunci agar tidak terjadi konflik dengan ortu.

6.Istikhoroh dan berdoa

Istikhoroh sudah pasti menjadi penentu keputusan kita. Demikian juga doa yang kita panjatkan. Jangan sampai kita melupakan Allah dalam pengambilan keputusan penting dalam hidup.

Semoga berhasil memenangkan hati orangtua yah Sob.

Bagikan artikel ini...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *